Studi Lapang Prodi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK Jombang)

Studi lapang merupakan kegiatan akademik yang bertujuan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam mengamati, menganalisis, dan mempelajari potensi sektor ekonomi lokal. Kegiatan studi lapang Program Studi Manajemen Informatika dan Komputer ( AMIK Jombang ) dilaksanakan pada Minggu, 11 Januari 2026 dengan mengunjungi UD. Ulam Sejahtera, Wisata Candi Surowono, dan Sentra Ikan Hias. Hasil studi menunjukkan adanya potensi penerapan teknologi informasi pada sektor perikanan, pariwisata, dan industri ikan hias melalui digitalisasi manajemen, pemasaran, dan informasi publik.
Tujuan Studi Lapang
Secara umum kegiatan studi lapang ini bertujuan untuk:
- Memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai model pengelolaan usaha dan sektor ekonomi masyarakat.
- Mengamati peluang penerapan teknologi digital dan informasi pada usaha mikro, sektor wisata, dan sentra produksi.
- Mengembangkan kompetensi analitis mahasiswa dalam melihat peluang bisnis berbasis teknologi.
- Menumbuhkan wawasan mengenai hubungan antara teknologi, budaya, dan ekonomi lokal.
Pendahuluan
Studi lapang menjadi media pembelajaran berbasis pengalaman yang mendukung integrasi teori dan praktik. Mahasiswa dapat mengamati langsung dinamika dunia kerja, penerapan teknologi, serta potensi ekonomi masyarakat di wilayah tertentu. Pada kegiatan ini, mahasiswa mengunjungi tiga lokasi di Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.
Metode
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi lapangan dan wawancara singkat dengan pihak pengelola usaha dan masyarakat. Data diperoleh dari hasil pengamatan dan diskusi langsung selama kegiatan studi lapang berlangsung.

Lokasi dan Pembahasan
1. UD. Ulam Sejahtera
Ketua Pokdakan : Muhammad Fauzan Mutaqin
Alamat : Dusun Nepen, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri
Jenis Budidaya : Ikan Nila Bioflok
UD. Ulam Sejahtera merupakan unit budidaya ikan nila yang menggunakan sistem bioflok. Teknologi budidaya bioflok memanfaatkan mikroorganisme untuk mendukung efisiensi pakan, menjaga kualitas air, dan meningkatkan produktivitas ikan. Melalui kunjungan ini mahasiswa dapat mempelajari proses teknis budidaya ikan nila, manajemen kelompok pembudidaya (Pokdakan), serta kegiatan pemasaran produk hasil panen.
Dari perspektif Manajemen Informatika dan Komputer, lokasi ini memiliki potensi penerapan teknologi informasi, seperti pembuatan sistem manajemen budidaya, pemasaran digital, penggunaan IoT untuk monitoring kualitas air, serta pengelolaan basis data produksi.
2. Wisata Candi Surowono
Alamat: Dusun Surowono, Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kediri
Candi Surowono merupakan situs peninggalan sejarah yang memiliki nilai budaya dan pariwisata. Kunjungan ini memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai pengelolaan wisata berbasis situs budaya serta kontribusinya terhadap ekonomi lokal. Aktivitas pariwisata dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat melalui tiket, usaha kuliner, hingga jasa pemandu wisata.
Dari sudut pandang Prodi Manajemen Informatika dan Komputer, Candi Surowono memiliki potensi dalam pengembangan digitalisasi pariwisata, seperti sistem informasi wisata, promosi berbasis media sosial, pembuatan konten digital, hingga virtual tour untuk memperluas daya jangkau wisata.
3. Sentra Ikan Hias Surowono
Alamat: Dusun Surowono, Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kediri
Sentra Ikan Hias Surowono merupakan pusat kegiatan budidaya, pengembangan, dan perdagangan ikan hias. Sektor ini dikenal memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang pasar yang luas, baik domestik maupun ekspor. Melalui kegiatan studi lapang, mahasiswa dapat mempelajari jenis-jenis ikan hias, proses pemeliharaan, sistem pemasaran, serta interaksi ekonomi masyarakat sekitar.
Dalam konteks informatika dan komputer, sentra ikan hias memiliki peluang penerapan e-commerce, sistem transaksi digital, katalog online, layanan marketplace, serta branding berbasis media digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Hasil dan Pembahasan
UD. Ulam Sejahtera: Budidaya ikan nila bioflok memiliki potensi digitalisasi dalam monitoring kualitas air, manajemen produksi, dan pemasaran digital.
Wisata Candi Surowono: Sebagai situs budaya dan pariwisata, candi ini berpotensi dikembangkan melalui digital content, sistem informasi wisata, dan promosi berbasis media sosial.
Sentra Ikan Hias: Sektor ikan hias menawarkan peluang pengembangan marketplace, katalog digital, dan sistem transaksi berbasis e-commerce.
Kesimpulan
Kegiatan studi lapang memberikan wawasan terkait peluang penerapan teknologi informasi dan digitalisasi pada beberapa sektor usaha masyarakat. Hasil ini menunjukkan pentingnya integrasi teknologi dalam meningkatkan daya saing ekonomi lokal.
Leave a Reply